Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

Terkutip Nasihat

  Terkutip (“) Yogyakarta, Wates 27 Desember 2021 pada bait ini ku coba menulis tentang diri dan perumpamaanya seperti lautan lepas. Batas Kamu bagaikan lautan lepas yang tidak bisa ku nikmati bebas., Kamu seperti butiran pasir yang membuat resah malam selalu berdesir Terlalu banyak yang berada di dekatmu., mengundang konsekuensi sedikit sulit untuk ku miliki seorang diri Berkali kali diri ini mengadu kepada ilahi karna ku yakin dialah sang pemilik hati Tentang Kamu bagaikan laut yang tenang., tak ada yang tau jikalau ada ombak besar di dasar. Dalam diam air mu pasang, sama halnya seperti dirimu yang membisu di kala masalah datang Diam tenang dan bersinar bagai bagaskara padahal ada hancur lebur di dalamnya., Nasihat Ingat… Tak semua hal bisa terwujud, Tak semua keinginan bisa terlaksana.,   kita hanya insan yang lemah., Kekuatan hanya bertajuk pada ke ikhlasan dan do’a Ikhlaslah pada segala hal yang menyakitkan, ikhlaslah untuk perjalanan yan...

Ummu Aiman dalam Hidupku.

  Ummu Aiman dalam Hidupku. Yogyakarta., Wates, 9 April 2022 “Hiya umi ba’da umi” (dia adalah ibuku setelah ibu kandungku) Sebut saja Bunda. Berawal dari nomor yang sengaja aku simpan dengan keyakinan., Malam itu.. aku melamun karna rinduku kepada umiku, serta tentang hidupku., Aku duduk di dekat pagar masjid saat itu., sambil memandang kebagian barat tempat kota asal ku berada., aku meniupkan hembusan angin kearah sana (fuhhhhh….)   sambil beruca p “pergilah angin titip rindu pada umi ya…” Ku nasihati diriku dengan lantunan ayat quran yang sengaja a ku rekam… Tingtung tiba tiba notifikasi chat dari bunda “Masya allah suaranya adem ya mas… pantas anakku menyimpan nomor mas di HPku”., Bermula dari situlah aku memperkenalkan diri denganya…., Sejak saat itu aku mengenalnya, dan tak jarang kami saling berbagi cerita baik tentang hati, pengalaman atau hal yang menguatkan., Pribadinya yang lues dan terbuka membuat aku nyaman bercerita., bahkan bunda tak jaran...

Story Time

  Story time Yogyakarta., Wates, 10 Maret 2022 Kota ini menggoreskan banyak kisah dalam hidup ku., mulai dari kepulanganku ke kota asal, banyak yang mengatakan kepadaku “Imam sekarang banyak berubah ya” Ucap Umi ku dan teman teman lamaku., saat itulah aku yakin bahwa lingkungan kota ini telah membentuk karakterku seperti ini., seperti banyak yang hilang dalam diri ini…. Sebelum keberangkatan ku untuk kembali dari kota asal menuju kota sederhana itu., ku peluk umi ku dengan isakan tangis, ku pegang wajahnya kucium berkali kali pipinya., aku angkat tanganya dan memintanya “Umi doakan imam ya… agar cepat bisa beradaptasi dengn lingkungan disana” umiku meng – aamiinkan pintaku Lambaiyan tangan keluarga dari balik mobil merah saat itu yang mengantar ku sampai terminal bus masih terbayang di benakku., Bagaimana tidak, aku yang tidak pernah berjalan jalan jauh dan tidak suka keluar rumah harus memberanikan melakukan perjalanan awal dengan jarak yang cukup jauh untuk di tempu...