Langsung ke konten utama

Ummu Aiman dalam Hidupku.

 

Ummu Aiman dalam Hidupku.

Yogyakarta., Wates, 9 April 2022

“Hiya umi ba’da umi” (dia adalah ibuku setelah ibu kandungku)

Sebut saja Bunda.

Berawal dari nomor yang sengaja aku simpan dengan keyakinan.,

Malam itu.. aku melamun karna rinduku kepada umiku, serta tentang hidupku.,

Aku duduk di dekat pagar masjid saat itu.,

sambil memandang kebagian barat tempat kota asal ku berada., aku meniupkan hembusan angin kearah sana (fuhhhhh….)  sambil berucap “pergilah angin titip rindu pada umi ya…”

Ku nasihati diriku dengan lantunan ayat quran yang sengaja aku rekam…

Tingtung tiba tiba notifikasi chat dari bunda “Masya allah suaranya adem ya mas… pantas anakku menyimpan nomor mas di HPku”.,

Bermula dari situlah aku memperkenalkan diri denganya….,

Sejak saat itu aku mengenalnya, dan tak jarang kami saling berbagi cerita baik tentang hati, pengalaman atau hal yang menguatkan.,

Pribadinya yang lues dan terbuka membuat aku nyaman bercerita., bahkan bunda tak jarang bercerita tentang perkembangan dan perubahan anaknya., pertanyaan demi pertanyaan sering kali bunda lontarkan kepadaku tentang apa isi hatiku…

Hmm… aku baru kali ini menemukan orang tua seperti ini., membuatku lebih leluasa bercerita prihal rasa di usia yang cukup dewasa.

Bunda sering memberi perhatian kepada ku., bertanya tentang kabar atau sekedar mengomentari story whatsappku dengan pertanyaan penuh perhatian., candaan yang kadang terlontarkan membuatku senyam senyum diwaktu malam.,

Mungkin ini adalah salah satu doa dari umi ku yang allah kabulkan agar aku bisa tiggal nyaman di kota sederhana ini.

Aku sebut perkenalan ini sebagai anugrah., perkenalan ini menambahkan daftar list nama yang harus aku sebut dalam sujudku.,

Mungkin salah satunya “Sehat selalu bunda dan keluarga.,”



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Maaf

Wates, 08 Juli 2022 Maaf Kali ini aku hanya ingin meminta maaf Aku minta maaf Jika selama menjaga, aku tak mampu membuat mu bahagia Aku minta maaf jika kurang ku selalu membuatmu marah Aku minta maaf jika ulah ku selalu membuat hatimu sakit Aku minta maaf jika aku hanya memberimu kecewa Dan aku minta maaf jika aku tak bisa memberi apa yang kau mau Aku hanya ingin kau tau segala hal yang engkau tidak sukai dariku,  aku selalu mencoba merubahnya agar kau bisa menerimanya Aku selalu mencoba untuk berubah, setidaknya rasa sakitmu sedikit berkurang Tapi aku selalu gagal, mawar selalu membuatmu terkesima, merahnya membuatmu jatuh cinta. Aku menghabiskan waktuku hanya untuk membuatmu terkesan, bukan menjadi mahkota tapi menjelma duri yang menggores luka tak tertahankan Maafkan aku