Langsung ke konten utama

Glora Tanya

Lalu dapat dibenarkankah prilakumu?, dengan tidak menceritakan dan menyajikan diri seolah baik baik saja tapi dalam diam meramu masalalu seolah olah mengabaikan yang mengusahakan untuk ada.

Lalu dapat dibenarkankah prilakumu?, dengan mengedepankan emosimu lalu berargumen "jika tak tahan denganku berati bukan yang terbaik bagiku"

Lalu dapat dibenerkankah prilakumu, yang berprilaku seolah biasa saja tapi menghancurkan apa yang sedang diusahakan?

Lalu apa posisiku dalam hidupmu?Lalu apa kendaliku pada dirimu?

Tidakkah dirimu melihat ku yang berdiri, mengusahakan menjadi seorang kaka, teman dan pendamping bagimu?

Berjalan semaumu, menglubat luka yang dilakukan kedua kalinya. Sampai hatikah dirimu melakukan itu?

Benarkah apa yang sudah engkau lakukan itu? Tidak puaskah dengan segala hal yang aku usahakan?

Pernahkah kamu memikirkan kemungkinan buruk yang terjadi setelah itu?

Aku telah selesai dengan masa laluku, aku telah selesai juga dengan diriku., segala hal ku sajikan hanya untukmu. Segala konsekuensi telah aku perhitungkan dalam penerimaan mu. Tidakkah juga dengan dirimu?

Jika memang engkau tidak bisa memberikan hatimu sepenuhnya, aku akan menepi..

Terimakasih segalanya, engkau sepesial dihatiku, tapi sepertinya cukup itu.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Maaf

Wates, 08 Juli 2022 Maaf Kali ini aku hanya ingin meminta maaf Aku minta maaf Jika selama menjaga, aku tak mampu membuat mu bahagia Aku minta maaf jika kurang ku selalu membuatmu marah Aku minta maaf jika ulah ku selalu membuat hatimu sakit Aku minta maaf jika aku hanya memberimu kecewa Dan aku minta maaf jika aku tak bisa memberi apa yang kau mau Aku hanya ingin kau tau segala hal yang engkau tidak sukai dariku,  aku selalu mencoba merubahnya agar kau bisa menerimanya Aku selalu mencoba untuk berubah, setidaknya rasa sakitmu sedikit berkurang Tapi aku selalu gagal, mawar selalu membuatmu terkesima, merahnya membuatmu jatuh cinta. Aku menghabiskan waktuku hanya untuk membuatmu terkesan, bukan menjadi mahkota tapi menjelma duri yang menggores luka tak tertahankan Maafkan aku