Langsung ke konten utama

Cinta dalam diam



Wates, 21 Desember 2021

Cinta dalam diam

Kutulis catatan rasa dari hati yang tersembunyi.

Ku tulis untaian kata untuk sebuah nama.

Kucurahkan rasa pada setiap kata kata dalam barisan sederhana.

Kucurahkan semua misteri hati ini kepadamu.

Dan cukup aku dan tuhanku saja yang mengetahui catatan cinta rahasia di dalam jiwaku.


Hari ini aku kembali berjumpa denganya

Ya... Seperti biasa lagi lagi aku tak mampu berbicara.

Bertemu tak saling menyapa dan tak saling menatap.

Namun dalam diam aku yakin keduanya saling menerka dan berharap.


Aku sungguh mencintainya

Ketulusan hatinya, tutur katanya,tulisanya dan kesopananya yang membuat goresan rasa dalam hati ini.

Entah aku rasa ini diluar kendali.

Akankah rasa cinta ini akan terungkap ?

Atau memang hanya hinggap ?


Dalam diam aku mencintainya.

Kusimpan rasa didalam tabir rahasia.

Mengagumi dalam diam seribu bahasa.

Tersulam rindu dalam jiwa, sunyi tanpa suara.


Hanya dalam doa aku berani menyebut namanya.

Teruntukmu kutuliskan ungkapan cinta tanpa suara.

Sampaikan rinduku dari bibir yang terus membisu.

Dalam goresan tinta ku uraikan segenap rasa dalam kata.


Sampaikan Kekagumanku lewat cara sederhana

Izinkan aku mencintaimu.

Dari aku pengagum rahasia yang mampu menyapa dalam doa doa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Maaf

Wates, 08 Juli 2022 Maaf Kali ini aku hanya ingin meminta maaf Aku minta maaf Jika selama menjaga, aku tak mampu membuat mu bahagia Aku minta maaf jika kurang ku selalu membuatmu marah Aku minta maaf jika ulah ku selalu membuat hatimu sakit Aku minta maaf jika aku hanya memberimu kecewa Dan aku minta maaf jika aku tak bisa memberi apa yang kau mau Aku hanya ingin kau tau segala hal yang engkau tidak sukai dariku,  aku selalu mencoba merubahnya agar kau bisa menerimanya Aku selalu mencoba untuk berubah, setidaknya rasa sakitmu sedikit berkurang Tapi aku selalu gagal, mawar selalu membuatmu terkesima, merahnya membuatmu jatuh cinta. Aku menghabiskan waktuku hanya untuk membuatmu terkesan, bukan menjadi mahkota tapi menjelma duri yang menggores luka tak tertahankan Maafkan aku